Thursday, May 2, 2019

Kurang Minum Bisa Timbulkan Berbagai Macam Penyakit

Dalam mengkonsumsi air minum kita jarang memperdulikan beberapa gelas yang seharusnya kita habiskan selama satu hari agar sesuai dengan kebutuhan hidup. Kita biasanya hanya minum air tatkala merasa haus atau sehabis makan. Padahal persedian air yang cukup dalam tubuh sangat dibutuhkan oleh organ-organ dalam menjalankan tugasnya.

Air dalam tubuh kita sangat vital perannya dalam proses pencernaan dan metabolisme. Dalam kedua proses ini, air akan mengangkut vitamin-vitamin dan oksigen untuk memberi makan sel-sel tubuh kita melalui darah.

Kecuali itu, air bermanfaat pula sebagai pendingin tubuh kita melalaui proses perspiration (keringat). Air juga meminyaki pesendian tulang di seluruh kerangka tubuh kita sehingga dapat bergerak dengan leluasa.

Paru-paru kita pun memerlukan air untuk pernapasan. Paru-paru kita harus basah dalam bekerja memasukkan oksigen dan memompakan karbondioksida keluar. Untuk melakukan pernapasan selama satu hari, paru-paru kita memerlukan satu pint atau 0,586 liter air. Kita bisa membuktikan secara langsung penggunaan air oleh paru-paru dengan menghembuskan nafas pada kaca.

Batu ginjal

Organ tubuh kita yang lain  yaitu ginjal juga menggunakan air untuk mentransportasi sisa atau limbah sisa metabolisme keluar dari tubuh. Limbah utama dalam tubuh adalah nitrogen urea darah, sejenis cairan yang dapat melewati ginjal untuk kemudian diproses dan diekresikan dalam bentuk urine.

Ketika tubuh memiliki cukup cairan, urine akan mengalir bebas, jernih dan bebas bau   dan sebaliknya jika kekurangan air maka konsentrasi urine, warna dan bau akan kentara karena ginjal harus menyerap cairan ekstra untuk menjalankan fungsinya. Tak heran bila kekurangan minum air maka orang akan beresiko mengalami batu ginjal.

Awal stroke

Kekurangan air minum bukan saja menyebabkan terjadinya penyakit batu ginjal tapi juga dapat mengakibatkan shock akibat pengentalan darah

Prof. Dr. Frank Atsu dari Universitas Houton Texas, Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa pengentalan darah yang terjadi akibat kurang minum itu membuat aliran darah menjadi berat. Dengan demikian, suplai oksigen yang diantarkan ke otak berkurang. Hal ini merupakan awal terjadinya stroke.

Diverticulosis

Ketika kita tidak punya cukup cairan dalam tubuh maka usus akan menyerap cairan dari feses untuk tetap menjaga hidrasi sehingga hal ini sering kali menyebabkan kontipasi atau keadaan sulit buang air besar. Bila hal ini berlangsung terus menerus maka otot menjadi lelah dan lemah sehingga muncul penyakit diverticulosis. Penyakit ini dicirikan oleh penonjolan bagian luar usus berbentuk bisul dan disertai peradangan atau infeksi.

Kelumpuhan 

Disamping itu, kurang minum akan menjadikan kita mengalami berbagai problema di berbagai aspek fisiologi (tubuh). Kurang cukup air minum akan membuat pertumbuhan dan kesehatan otot kurang normal, fungsi organ menjadi kurang efisien, racun (kotoran) bertambah dalam tubuh, dan timbul rasa sakit pada otot dan persendian.

Lebih mengerikan lagi, penelitian menemukan bahwa kekurangan air dalam tubuh dapat menyebabkan terjadinya gangguan pada pembuluh darah otak (Cerbro Vasclar Disease atau CVD) dengan akibat kelumpuhan bahkan kematian   

Berbagai gangguan pada organ tubuh yang bisa timbul akibat kurang minum air tersebut memang menakutkan. Untuk itu kita perlu berusaha minum cukup air. Akan tetapi, berapa banyakkah air yang perlu kita minum agar sesuai dengan kebutuhan tubuh?

Menurut Prof Frank, air yang perlu diminum oleh orang sehat sebanyak 8 sampai 10 gelas yang berisi 8 ons air setiap hari. Jumlah ini masih ditambah jika kita banyak melakukan latihan olahraga atau hidup di daerah beriklim panas. Adapun bagi kita yang kelebihan berat badan harus menambah minum air sebanyak satu gelas untuk setiap kelebihan berat badan 25 pound (1 pound = 0,373 kilogram) dari berat ideal.

Sementara Internasional Sport Medicine Institute Amerika Serikat menasihatkan, kita harus minum 1,5 ons air perkilogram berat badan jika kita aktif melakukan latihan olahraga (yaitu 10 gelas bertakaran 8 ons air jika kita seberat 43 kg), dan  2,4 ons air per kilogram berat badan jika kita seorang atlet (13 sampai 14 gelas bertakaran 8 ons air sehari pada berat badan yang sama). Air sebanyak itu tentu saja tidak kita minum sekaligus, tetapi dibagi secara rata dalam sehari.

Kita bisa mengikuti salah satu dari dua nasihat tersebut. Dengan minum air yang cukup sesuai  dengan takaran yang telah ditentukan itu, kebutuhah air tubuh kita akan tercukupi. Dengan demikian kita akan terbebas dari gangguan pada organ yang mengerikan dan mengancam jwa itu. (al/mhs) 

Artikel Terkait